| Pernyataan Sikap: KAUKUS PANCASILA |
| Written by ema | ||||||
| Monday, 05 July 2010 13:09 | ||||||
|
There are no translations available. KAUKUS PANCASILA PARLEMEN Memprihatinkan:
• meningkatnya kecenderungan tindakan premanisme oleh “gerombolan berjubah” yang cenderung mengklaim diri paling benar dalam beragama, bercirikan mengganggu ketertiban umum, main hakim sendiri, menggunakan kekerasan, adalah tidak sejalan dengan prinsip Negara berdasar Konstitusi.
• Sikap Polisi yang acuh dan melakukan pembiaran terhadap tindakan mereka berbuah teror dan mengganggu kelompok masyarakat lain merupakan tindakan diskriminasi dan opresi, adalah merupakan pelanggaran hukum.
Maka, Kaukus Pancasila Parlemen RI dan beberapa kelompok masyarakat pro kebhinekaan Indonesia menuntut:
1) Presiden, sebagai kepala pemerintahan untuk bertindak tegas dan membuktikan pernyataannya bahwa Negara tidak boleh kalah dengan perilaku-perilaku kekerasan yang ditunjukkan oleh FPI maupun yang lainnya. Sepatutnya Presiden memerintahkan penegakkan hukum terutama kepolisian untuk menindak tegas para pelaku kekerasan dari FPI dan sejenis dimanapun dan kepada siapapun.
2) Kapolri, agar menghentikan tindakan pembiaran oleh aparat Polisi terhadap aksi kekerasan gerombolan-gerombolan “preman berjubah” terhadap kelompok masyarakat lainnya terutama dalam kaitan kebebasan beribadah dan berkumpul warga negara.
3) Kapolri dan TNI serta Pemerintah untuk mempertanggungjawabkan kebijakan membidani dan membesarkan FPI, namun tidak mampu membina, mengkontrol sehingga menjadi organisasi yang cenderung main hakim sendiri secara massal bahkan mempermalukan Negara di forum-forum HAM internasional akibat berbagai tindakan brutal gerombolan ini.
4) Kepada para korban dari tindakan-tindakan pemanisme FPI, dihimbau untuk memberikan laporan kepada kepolisian guna meminta kasus-kasus mereka untuk ditindaklanjuti sehingga Pengadilan mempunyai alasan untuk menjadikan FPI sebagai organisasi terlarang.
5) Kepada DPR agar menyatakan kecaman dan protes terhadap tindak kekerasan FPI dan kepada Polisi yang membiarkan tindakan main hakim sendiri yang mereka lakukan kepada 3 anggota Komisi IX yang sedang melakukan tugas konstitusionalnya di Banyuwangi baru-baru ini.
Jakarta, 28 Juni 2010
Bambang Soesatyo – Fraksi Partai Golkar
Hetifah - Fraksi Partai Golkar
Eva K Sundari –Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Indah Kurnia – Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Dolfie OF Palit - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Ian Siagian - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Arif Budimanta - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Budiman Sujatmiko - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI
Ana Muawammah – Fraksi Kebangkitan Bangsa
Hanif Dhakiri - Fraksi Kebangkitan Bangsa
Abdul Hamid Wahid – Fraksi Kebangkitan Bangsa
Akbar Faisal – Fraksi Hanura
Ulil Abshar – Partai Demokrat
GHR Ratu Hemas – DPD DIY
I Wayan Sudirta – DPD Bali
Lerry Mboik – DPD NTT
Emmanuel Babu Eha – DPD NTT
Abraham Liyanto – DPD NTT
Tonny Tesar – DPD Papua
Eni Khairani – DPD Bengkulu
Nia Syarifudin – Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI)
Nong Darol Mahmada – Freedom Institute
Anick Ummah - Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
Johannes Haryanto - - Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
Martin Manurung – National Democrat
Benny Susetyo – Setara Institute
Trisno S Sutanto – MADIA
Amanda Suharnoto – MADIA
Eko Prananto – MADIA
AAGN Ari Dwipayana – Fisipol UGM
Fajar Riza Ul Haq – Maarif Institute
Ahmad Suedy – Wahid Institute
Gomar Gultom – PGI
Indria Fernida – Kontras
Uli Van Sihombing –
Judianto Simanjuntak – Ut Omnes Unum Sint Institute
Saor Siagian – Tim Pembela Kebebasan Beragama
Ajeng – Yappika, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi
Memprihatinkan:
Maka, Kaukus Pancasila Parlemen RI dan beberapa kelompok masyarakat pro kebhinekaan Indonesia menuntut:
Jakarta, 28 Juni 2010
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |
Sekretariat ICRP Jakarta
Jl. Cempaka Putih Barat XXI No.34, Jakarta 10520, Indonesia
Tel. (62-21)42802349, 42802350, Fax. (62-21)4227243
| | Profile | Program | Peoples | FAQ | Guest Book | Contact us | Milis | Link | Request source | Search | Login | |
Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).
Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.
Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.



Kunjungi situs2 ini; www.bahai.org ww...
tulisan ini semacam retoris belaka!!....
melanggar peruntukkan? buktinya apa? ...
Tindakan anarkis karena kecurigaan ya...
ASALAMUALAIKUM.. semoga dengan tulis...